Jumat, 07 Oktober 2011

Management waktu

Share-fm,
Musholla ESL, 7 Oktober 2011

Management waktu :
1. Waktu adalah umur (QS.Ibrahim 33-34)
     Nikmat Allah sangat banyak, jadi bersyukurlah ada waktu malam dan siang.
     Nikmat yang sering diabaikan : - Kesehatan
                                                    - Waktu luang

2. Waktu adalah kunci sukses dunia akhirat
    Waktu itu sama dibelahan dunia manapun tapi yang membedakana adalah produktivitasnya.

3. Waktu adalah sarana pembinaan
     - belajar dari masa lalu
     - mempersiapkan untuk masa depan

4. Waktu adalah senjata
     1 hari = 24 jam, waktu tersebut sangat banyak tapi jika kita diam saja tanpa menghasilkan apapun,
     Waktu  itu akan 'membinasakan' kita.

5. Waktu adalah solusi
     Ikutilah kejadian buruk dengan hal yang baik (imbangi)

4 (empat) perkara waktu yang ditanyakan nanti :
  • Usia untuk apa
  • Masa muda digunakan untuk apa saja
  • Harta yang didapat darimana sumbernya dan dibelanjakan untuk apa
  • Ilmu yang didapat digunakan untuk apa saja
Salah satu sahabat Rasulullah yang paling berjaya adalah Muhammad Al Fatih

Minggu, 01 Mei 2011

Muslimah dan Apel

http://kminoz.files.wordpress.com/2010/11/apel1.jpgPohon apel yang rindang itu apabila musim berbuah berkunjung tiba, akan tumbuh buah-buah ranum. Merah dan memikat. Manis sekali. Jadi ketika ini banyak ‘tangan-tangan’ yang kepingin untuk merasa, memetiknya dengan rakus. Kesemuanya berebut untuk memetik untuk merasa kemanisan apel-apel merah masak.

Apel-apel ini banyak di kalangannya, yang merah ranum lagi manis, dengan sendirinya dan dengan sengaja menjatuhkan diri sendiri ke tanah. Tanpa perlu bersusah payah untuk dipetik. Tatkala apel ini jatuh ke tanah, tangan-tangan yang rakus ini dengan tangkas mencapainya dan dimamah dengan rakusnya.

Ada di kalangan apel ini, yang jatuhnya tidak dihiraukan oleh tangan-tangan yang bersih, lalu dibiarkan ia membusuk di tanah, sebagai santapan tupai-tupai nakal yang berkeliaran mencari rizqi, tanpa perlu bersusah payah menggapainya sendiri.


Bagi tangan-tangan yang bersih ini, apel yang baik dan berkualitas, letaknya bukan di tanah, digumpali dengan kotoran dan sampah. Hilang sudah tarikan warnanya, serta kemanisan buahnya. Bagaimana mungkin apel sebegini menjadi pilihannya?

Nun jauh di atas, apel yang terbaik dan yang paling ranum akan kekal di tangkai. Merah dan menggebu. Sukar untuk dilihat karena letaknya di sebalik daun-daun sebagai perlindungan. Tangkainya juga tinggi, susah untuk digapai. Hanya yang benar-benar ikhlas berhajat untuk mendapatkan apel yang terbaik ini akan berusaha untuk mendapatkannya, bukan tangan-tangan yang kasar lagi rakus karena hanya apel yang rendah akan menjadi pilihan mereka. Selayaknya bagi mereka.
Walaupun kadangkala apel terbaik ini risau tidak disunting mana-mana tangan manusia, namun dia yakin bahwa JANJI ALLAH ITU PASTI. Jadi, akan kekal dimana tempatnya berada.

Hanya tangan yang beruntung, akan berusaha mencari dan mendapatkannya. Tidak boleh ditarik begitu saja, sebaliknya perlu dipetik dengan cermat agar buahnya tidak jatuh dan luka. Agar bisa dinikmati secangkir madu dari manisnya apel yang terlindung.. merah.. segar..dan ranum.. hanya yang beruntung akan memiliki dan hanya yang beruntung yang dapat menikmati.

Sabtu, 30 April 2011

Belajar dari Semut

Berangkat kerja atau belajar dengan berharap karena Allah

Rabu, 27 April 2011

Share FEM "Indahnya Berjilbab"